Sidebar ADS

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas OPD, Antisipasi Banjir hingga 10 Maret

TANGERANG || Petanesia.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk mengantisipasi potensi penyebaran bencana banjir. Langkah ini diambil mengikuti prakiraan cuaca dari BMKG yang memprediksi hujan berintensitas tinggi akan terus terjadi hingga 10 Maret 2026.
 
Sebanyak 15 kecamatan di Kabupaten Tangerang terendam banjir pada Minggu (8/3/2026), akibat curah hujan tinggi yang mulai turun sejak Sabtu (7/3/2026).
 
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyatakan telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh stakeholder perangkat daerah untuk siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. 

"Saya sudah menginstruksikan para camat, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Bina Marga untuk tetap standby menghadapi potensi cuaca ekstrem," ujarnya pada hari yang sama.
 
Selain itu, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan stakeholder tingkat wilayah untuk memastikan kesiapan sarana prasarana penyelamatan, termasuk lokasi pengungsian.

 "Nanti kita sosialisasikan kepada camat supaya menyiapkan lokasi pengungsian seperti bangunan masjid, sekolah, dan balai warga," tambahnya.
 
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan telah menyiapkan berbagai perlengkapan penanganan bencana untuk mengantisipasi dampak banjir yang meluas. 

"Tenda pleton juga sudah kami siapkan apabila dibutuhkan untuk pengungsian atau dapur umum, dan lain sebagainya," katanya.
 
Taufik menegaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Organ Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk penanganan infrastruktur, serta Dinas Sosial dalam menyiapkan logistik bagi warga terdampak. 

"Sebelum banjir terjadi, itu menjadi tugas rekan-rekan yang lain, perbaikan saluran air, kemudian normalisasi, dan lain sebagainya," jelasnya. (Haryono)
أحدث أقدم
Sidebar ADS
Sidebar ADS