SRAGEN || Petanesia.com – Seluruh kepala desa se-Kabupaten Sragen bersatu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang digelar di Aula Lantai 4 Gedung Terpadu Pemda Sragen. Kegiatan ini menjadi tonggak penting untuk merealisasikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto guna mempercepat pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Hadir dalam acara tersebut tidak hanya Satuan Tugas KD/KMP Kabupaten Sragen, para kepala dinas terkait, dan seluruh Kades, tetapi juga unsur Forkopimda serta pejabat utama seperti Sekretaris Daerah dan Wakil Bupati Sragen.
Dalam sambutannya, Sekda Sragen menegaskan bahwa KDMP bukan hanya program dari pusat semata. "Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami dan kepala desa harus bergerak seiring agar masyarakat desa benar-benar merasakan manfaatnya," tegasnya.
Diketahui, pemerintah daerah mendapatkan instruksi untuk menyelaraskan program KDMP dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Salah satu poin utama adalah penyediaan lahan dari Barang Milik Daerah (BMD) atau aset desa yang tidak terpakai, minimal 1.000 meter persegi tanpa mengubah status kepemilikan dan dipastikan bebas sengketa hukum, sesuai Surat Edaran Mendagri terkait.
Selain itu, akan dilakukan penyesuaian anggaran melalui APBD 2025 dan 2026, serta fasilitasi kemudahan perizinan melalui BPMPTSP. Bagi kepala desa, tugasnya tidak kalah penting: menyelaraskan perencanaan desa, siapkan lahan dari aset desa, dan dorong partisipasi masyarakat hingga kemungkinan hibah lahan sukarela.
Melalui rakor ini, seluruh Kades Sragen menyatakan dukungan penuh terhadap KDMP. Tujuan utama adalah memperkuat ekonomi desa, ciptakan lapangan kerja, dan tingkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Sragen optimistis, dengan sinergi antara pusat, daerah, dan desa, KDMP akan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
(Vio Sari)
